Jerman Tidak Ingin Balas Dendam

Share on :
Large_loew


GDANSK-- Pelatih Joachim Loew mengatakan Jerman tidak akan berpikir untuk melakukan balas dendam perihal kekalahan di Piala Dunia 2006 dari Italia, ketika mereka menghadapi tim Azzurri pada semifinal Piala Eropa 2012, Kamis (28/6).

Jerman memburu trofi pertama mereka sejak menjadi juara Piala Eropa 1996, dan akan perlu menaklukkan Italia untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa, dalam pertemuan ketujuh mereka, agar dapat mencapai partai final yang akan berlangsung Minggu (1/7).

Terakhir kalinya kedua tim tersebut bertemu di pertandingan kompetitif, Jerman tersingkir di semifinal Piala Dunia 2006 dari Italia, namun Loew menegaskan tidak ada pembicaraan mengenai balas dendam atas kekalahan enam tahun silam di Dortmund.

"Tidak ada hal seperti 'balas dendam' di sepak bola, tidak ada cara untuk mengambil kebaikan dari kekalahan pada 2006," kata pria 52 tahun ini, yang saat itu menjadi asisten pelatih Juergen Klinsmann.

"Kita tidak dapat memutar kembali waktu, lupakan hal itu.  Anda tidak dapat menghidupkan kembali masa lalu, dan itu tidak memainkan peran sama sekali pada persiapan kami. Statistik lain adalah Jerman tidak pernah menang saat melawan Italia di turnamen besar, terus kenapa?"

"Itu tidak memainkan peran bagi pemain-pemain muda kami, itu adalah hal yang mereka baca dari pers atau buku-buku. Itu tidak menjadi pembicaraan tim atau bahkan saat berbincang-bincang ketika makan siang."

Loew mengatakan dirinya telah belajar banyak dari hasil seri 1-1 Italia saat bermain melawan Jerman pada Februari 2011, ketika gol Miroslav Klose di babak pertama mampu dibalas oleh gol Giuseppe Rossi.

Menurunkan tiga penyerangnya saat Jerman menang 4-2 di perempat final melawan Yunani, Loew mengakui dirinya bermain-main dengan ide terhadap banyaknya perubahan di susunan tim Jerman pada empat pertandingan terakhir.


Kebocoran di markas Jerman membuat semua daftar susunan pemain pertama Loew di Piala Eropa 2012 telah tampil di media-media Jerman beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, dan meski sang pelatih mengakui dirinya terganggu dengan masalah tersebut, ia tetap mampu bergurau.

"Semua rahasiaku akan diumumkan ke ranah umum sekitar pukul 2.20 siang pada Kamis...," ucapnya sambil tersenyum.

Loew tidak segan memuji pengatur permainan Italia, Andrea Pirlo, yang permainannya telah mengobrak-abrik Inggris pada perempat final Minggu, sebelum sepakan penaltinya mengecoh Joe Hart dan membantu Azzurri memenangi adu penalti 4-2.

"(Pirlo) bukan hanya bagus saat melawan Inggris, ia unggul pada semua pertandingan sebelumnya, mungkin ia menikmati semacam kebangkitan," kata Loew.

"Setelah 2010, saya pikir orang-orang berpikir (permainan) ia akan menurun, namun ia adalah ahli strategi jenis yang memiliki banyak penguasaan bola, dan memainkan begitu banyak operan-operan hebat yang sering menyakitkan (lawan)." "Itu adalah sesuatu yang perlu kami hancurkan sejak awal, tidak ada gunanya menempel ketat dirinya, itu tidak berguna, di saat ia sering berada sangat dalam."

"Ia mampu mengirim umpan lambng di atas pertahanan kami, sehingga perlu untuk berkata kami akan menaikkan Pirlo, dan peran yang ia mainkan, pada pembicaraan tim, dan kami akan menemukan jalan dan cara untuk menghentikannya


Sumber:

0 komentar on Jerman Tidak Ingin Balas Dendam :

Post a Comment and Don't Spam!